
Die Casting
Hubungkan shot, cycle time, downtime, reject, dan respons maintenance untuk memahami loss pada mesin die casting.
Pilih area produksi untuk melihat data, KPI, dan kombinasi modul yang relevan. Arsitektur akhir mengikuti kondisi mesin, workflow, dan prioritas pabrik.

Hubungkan shot, cycle time, downtime, reject, dan respons maintenance untuk memahami loss pada mesin die casting.

Bangun riwayat temperature, charging, status furnace, dan konsumsi energi untuk meninjau kestabilan proses melting.

Hubungkan order produksi, kecepatan line, downtime, quality, dan batch/pallet agar hasil printing dan packaging dapat ditelusuri.

Pantau cycle, shot, cavity, downtime, dan reject untuk meninjau performa proses injection molding per mold dan produk.

Telusuri batch, recipe, temperature, waktu tahan, dan hasil quality pada proses heat treatment.

Hubungkan status mesin, cycle time, order, tool context, dan hasil quality untuk memahami pemanfaatan CNC.

Hubungkan output filling, weight check, reject, downtime, serta batch untuk meninjau konsistensi proses pengisian.

Bangun visibilitas continuous line dari oven, cooling, hingga packing dengan konteks bottleneck, loss, dan batch.

Hubungkan receiving, lokasi stok, picking, dispatch, dan material handover dengan riwayat transaksi yang jelas.
Setiap proses memiliki model pengukuran berbeda. VMTECH menyelaraskan OEE, KPI batch, parameter kritis, atau KPI warehouse dengan cara kerja aktual di lapangan.